Oiya kemunculanku kali ini, aku mau sharing pengalaman magang di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Bakal ada tips dan trik persiapan magang, pemilihan tempat magang, mengurus surat-surat, dan kegiatan selama magang di BBPBAP Jepara. Cukup banyak ya! semoga kalian betah scroll sampe bawah✌
Senin, 03 Januari 2022
Magang di BBPBAP JEPARA/ Magang Liburan Mahasiswa Budidaya Perairan IPB
Kamis, 15 Juli 2021
LIBURAN dan PPKM
Haii! Shofii balik lagi dan sekarang waktunya LIBURAN!!
Minggu sibuk perkuliahan mahasiswa IPB sudah ditutup dengan pembagian nilai transkrip. Emm, mungkin ada juga teman-teman yang masih bergelut dengan soal ujian. Jemari-jemari yang masih berlarian di atas keyboard maupun jemari yang meliuk di atas kertas berbekal bolpoin di tangan. Semangat UJIANnya! semoga IP kalian memuaskan!!
Liburan kali ini, Shofii ada di BOGOR! Bukan semata untuk liburan...tapi ada beberapa list kegiatan yang memang harus diselesaikan segera. Sedikit sedih memang terpisah dari keluarga dan teman di kota asal yang sejak 1 tahun ke belakang menemani kuliah online.
Oiya, pandemi masih belum selesai. Menurut berita yang beredar, Indonesia menempati peringkat tertinggi dunia dalam penambahan kasus covid harian. Wah, stay safe teman-teman, jaga kesehatan ya💗
Liburan dan di rumah saja kembali menjadi trademark hangat. Mobilitas kita terbatas tapi bukan berarti kita ngga produktif kan? Ada banyak kegitan yang bisa kita lakukan saat liburan.
Saat ini pisces tertarik dengan dunia Journaling. Melihat tempelan kertas yang secara ajaib bisa disusun sedemikian rupa hingga menjadi estetik dan membuat pikiran menjadi lebih tenang. Sebenarnya tulisan pisces ngga rapi kok,,,tapi dunia journaling juga ngga diperuntukkan untuk tulisan yang rapi aja. Kita bebas berkreasi disana!
Satu lagi agenda liburanku yang ngga pernah terlewat adalah membaca novel. Mungkin ada orang yang bisa membaca novel sedikit demi sedikit dan mampu meluangkan waktu saat ada banyak deadline. Tapi aku ngga bisa kayak gitu, aku tipe orang yang membaca novel harus ditempat tenang, punya banyak waktu, dan ngga ada deadline menanti hehehe.
Shofii juga ada rekomendasi tontonan ni untuk kalian:
- The Theory of Everything
- The Crown
- Instant Family
- Reply 1988
- Anne with an E
- Pride and Prejudice
Senin, 12 April 2021
Ramadhan mubarak, Marhaban Ya Ramadhan
Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan
Bulan ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia. Dalam kalender Islam, bulan Ramadhan tiba setelah bulan Sya'ban. Selama Ramadhan, umat muslim di seluruh dunia berpuasa. Karena panjang malam dan siang yang berbeda-beda, lama puasa pun bervariasi mulai dari 11 jam di Australia hingga 20 jam di Oslo, Norwegia. Alhamdulillah kita berada di Indonesia yang memiliki waktu siang dan malam yang sama, jadi waktu puasa kita berkisar 13 jam per harinya.
Nahh...karena bulan ramadahan hanya terjadi satu kali dalam 12 bulan, umat muslim di seluruh dunia memiliki tradisi masing-masing dalam menyambut bulan penuh berkah ini. Apa saja sih tradisi yang biasa umat muslim seluruh dunia lakukan untuk menyambut ramadhan?? Kali ini pisces akan menuliskan 4 tradisi menyambut bulan ramadhan di Indonesia dan 3 tradisi menyambut bulan Ramadhan di luar Indonesia.
yuk simak penjelasan di bawah 😉
1. Nyekar (Jawa Timur)
Di Indonesia khususnya daerah Jawa, banyak orang berziarah (mengunjungi makam) sanak saudaranya yang telah meninggal. Mereka membawa bunga dan membacakan doa untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal. Kalau menurut keluarga pisces, tradisi ini dulunya merupakan ajaran turun menurun dari leluhur.
2. Megengan (Jawa Timur)
Megengan juga merupakan salah satu tradisi dari Jawa. Mengengan dilakukan dengan memasak ketan dan apem (jajanan tradisional). Tujuan dari megengan hampir sama dengan nyekar, yaitu meminta ampun untuk sanak keluarga yang telah meninggal. Pembuatan apem melambangkan permintaan maaf, karena kata Apem sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu "Afwun" yang berarti maaf.
3. Munggahan (Jawa Barat)
Tradisi Munggahan dilakukan oleh masyarakat Sunda yang biasanya dilakukan pada seminguu sebelum Ramadhan untuk berkumpul dengan keluarga, teman, atupun rekan kerja. Tradisi ini diisi dengan momen saling meminta maaf dalam rangka mempersiapkan diri menjelang Ramadhan.
4. Meugang (Aceh)
Meugang merupakan tradisi memasak daging untuk dinikmati dengan keluarga, orang-orang terdekat, dan yatim piatu. Tradisi Meugang meyakini bahwa 11 bulan sebelum dan sesudah ramadhan perlu disyukuri.
5. Haq Laila (Uni Emirat Arab)
Tradisi Haq Laila dilakukan oleh anak-anak dengan mengelilingi lingkungan rumah mereka. Mereka mencari permen dan kacang lalu dimasukkan ke dalam tas jinjing yang bernama kharyta. Tradisi ini hampir mirip dengan halloween bukan??? yang ambil permen, tapi kalo halloween pakai kostum menyeramkan. sekilas mirip ya!
6. Memasang Lentera (Mesir)
Umat muslim di Kairo, Mesil menyambut Ramadhan dengan memasang lampu tradisional (lentera) di setiap rumah yang disebut dengan lampu Farus. Uniknya, tradisi ini muncul pada abad ke-10. Ketika itu, pemasangan lampu Farus untuk menyambut kedatangan pasukan Raja yang datang berkunjung menjelang Ramadhan.
7. Belanja Pernak-Pernik (Prancis)
Muslim di Prancis merupakan imigran dari Arab. Masyarakat muslim disana memiliki kebiasaan berbelanja pernak-pernik untuk mempercantik rumah. Penjual pernak-pernik dapat ditemua di sepanjang Jalan Pierre Tumbot.
Semoga puasa kalian di tahun ini lancar, bisa khatam Al-Quran, rajin tarawih dan jangan lupa sahur!
Shofii pamiit!! Selamat berpuasa
Salam hangat,
Shofii
Rabu, 20 Januari 2021
Alasan Kuliah Di IPB/ Part 2
Setelah menulis part 1, Shofii akan lanjut lagi nih tentang alasan kuliah di Institut Pertanian Bogor/IPB University part 2.
Kali ini aku akan membawa sedikit fakta dan alasan akademik yang lebih relevan dengan IPB
Jadi, apa aja sih alasan Shofii kuliah di IPB?
1. Ingin Merantau
Merantau satu kata yang ingin sekali Shofii lakukan sejak kecil. Ngga kecil banget, saat SMP(peace). Keinginan ini muncul ketika Shofii suka baca novel Trilogi -Negeri 5 Menara- . Dalam novel itu hampir semua tokohnya (Alif, Raja, Jufri, Atang, Dulmajid, Baso) merantau jauh sekali dan ada satu kata yang selalu aku ingat
"Merantaulah sebab dengan merantau kamu akan menemukan pengalaman hidup yang luar biasa"
Berhubung masa merantauku dimulai saat bangku kuliah, maka pilihan di luar provinsi Jawa Timur yang lebih diincar. Pilihanku jatuh pada universitas di ibu kota provinsi Jawa Tengah, Institut Pertanian Bogor, diikuti Ikatan Dinas di Jakarta.
2. IPB yang Hampir Semua Fakultas dan Departemennya Tentang Alam
Sejak awal kelas 11, selain Shofii suka tentang sejarah(Baca Alasan Kuliah di IPB/part 1), aku juga tertarik dengan hewan dan tanaman. Hampir setiap hari, Story WA berisi hewan dan pemandangan yang menurutku sangat cantik dan imut. HEheehehehehe maaf teman-teman Whatsappku (Peace). Dari situlah, aku memutuskan mengambil Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jurusan Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Departemen Budidaya Perairan.
3. Nilai Rapor dan Saran dari Guru BK
Ngga bisa dipungkiri, nilai merupakan faktor paliing besar dalam penentuan kuliah di IPB. Sebagian dari teman-teman pasti setuju.
Alhamdulillah, Allah Maha Baik di akhir semester 5 nilai raporku masih termasuk ke dalam kategori peringkat 40% sekolah sehingga bisa mendaftar SNMPTN. Akan tetapi, karena menurunnya semangat belajar, kurang memperhatikan penjelasan dari guru, malas les tambahan, jualan terus (dear pembeli fa'fiifood terima kasih) akhirnya nilai tersebut tidak aman unutk mendaftar kuliah di Ibu kota Jawa Tengah dengan jurusan yang aku inginkan. Aku mulai bingung, gundah, sedih, meminta pendapat saudara, teman, guru, orang tua dan berdoa semoga dikasih kemudahan. Di saat seperti ini, ortu memberikan kebebasan seluas-luasnya untuk memilih kuliah sesuai minat. Diberi kebebasan memang menyenangkan, tetapi hal ini malah bikin semakin bingung dan sedih sendirian.
Hingga suatu malam, tiba-tiba saja ingatanku terjun ke perbincangan tentang IPB dengan guru BK SMA. Saat itu, pak Aga(guru BK) bercerita mengenai IPB di post satpam sekolah. Seingatku, itu sambil nunggu jemputan wkwkwkwk Pak Aga ini emang brandambassador kampus seluruh Indonesia. Penjelasan yang awalnya terhiraukan, malah membawa angin segar. Dan mulai saat itulah Shofii tertarik dengan IPB. Selang beberapa hari, ada kating yang melakukan IGTS (IPB Goes To School) di sekolah. Aku simak penjelasannya dan gotcha akhirnya aku menemukan jurusan dan Fakultas yang kurasa sesuai minat.
4. IPB merupakan salah satu PTN terbaik di Indonesia
Peringkat IPB yang bagus meyakinkanku untuk mendaftar dan siap menimba ilmu disana. Saat 2017 IPB berada di peringkat 4, 2018 di peringkat 3, 2019 peringkat 3, dan 2020 naik menjadi peringkat 1 dalam klasterisasi Perguruan Tinggi se-Indonesia yang dilakukan oleh Kemdikbud. Peringkat bisa berubah seiring berjalannya waktu. Ingat juga bahwa belajar bisa dimanapun, hanya diri kita sendiri lah yang bisa menerima ilmu dan memanfaatkannya sehingga menjadi mahasiswa dan pribadi yang berprestasi.
5. Hampir Semua Jurusan di IPB Bersertifikat Internasional
Kualitas pendidikan yang baik dan memiliki track record yang bagus merupakan salah satu hal yang aku pertimbangkan. Kurang lebih ada 23 program studi di IPB yang sudah berstertifikasi internasional, diantaranya Agronomi dan Hortikultura (AGH), Budidaya Perairan (BDP), Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP), dll.-kompas.com
6. Banyak Beasiswa
Biaya kuliah emang lebih besar berkali lipat dari biaya sekolah wajib 12 tahun sebelumnya. Tetapi, di IPB kita bisa mencari dan mendaftar beasiswa yang telah bekerja sama dengan IPB. Sejauh ini Shofii sudah mendaftar 4 beasiswa dan Alhamdulillah mendapatkan salah satunya. Tips dan Trik untuk mendapatkan beasiswa adalah selalu UpToDate, mau mencari tahu, gigih, jangan mudah putus asa, yakin, jangan takut salah, jangan takut mendatangi dosen BK(waktu PPKU), dan jangan takut nyasar gedung fakultas waktu minta surat pengantar hehehe. Eh tapi sekarang karena pendemi pengurusan berkas serba online (lebih mudah lho)
Sekian isi tulisan pisces kali ini. Semua orang punya kisah masing-masing dalam hidupnya. Masa kuliah adalah masa yang paling menantang. Saran Shofii,
Carilah informasi sebanyak-banyaknya. Sebab dengan limpahan informasi tersebut, kita dapat menjamin bahwa semua keputusan akan menghasilkan hasil terbaik untuk alasan-alasan yang sepenuhnya ada di kendali kita-Simon Sintek dalam Start With Why
Kalo kalian ada pengalaman yang bisa dibagi, boleh banget isi kolom komentar dibawah, hehe
Mohon maaf bila ada salah kata Shofii pamit, bai bai
Blurb blurb
Salam hangat,
Shofii
Selasa, 05 Januari 2021
(Alasan Kuliah di IPB/ part 1) Buitenzorg-Bogor
Selasa, 29 Desember 2020
Penghujung Tahun
HHHAaIiiii!!! Shofii mau nulis lagiii
Baca ya
2020 tak secantik angkanya,
Dan sekarang, lembaran tahun 2020 t'lah mencapai bab epilog...
Gimana 2020 kalian?
2020 Shofii cukup berat.
Kurang lebih seperti ini alurnya:
Campusfest -> Balik Bogor -> Covid-19-> PPKU IPB dipulangkan -> Kuliah Online -> kepergian sanak keluarga -> Drama Kuliah -> Laptop macet/hang/not responding -> Rapat keganggu karena sinyal -> sering miscom tugas -> jadi pembersih rumah 24/7 dann masiihh banyak lagi, huh. Ambil nafas-lap keringat.
eh tapi ada juga kok goals yang berhasil aku capai, Alhamdulillah
----
Buat kalian yang baca ini, terima kasih untuk pengalaman dan orang-orang(kalian) yang turut serta menjadi tokoh di tahun 2020-ku
Tetap bangkit, siap mencoba dan terus belajar di tahun 2021. Jangan lupa, buat list goals yang bakal kalian capai di tahun depan!!
Goalsnya bisa apa ajaa, bisa mulai bangun pagi setiap waktu, perbanyak ibadah, belajar bahasa asing, belajar masak nasi wkwkwk,
Bisa kok, yuk yuk
---
Aku pamit, blurb blurb
Salam hangat,
Shofii
Jumat, 06 November 2020
Sibling
Haii Shofii balik lagi setelah UTS Semester 3!!!. Alhamdulillah bisa dibilang UTSnya memenuhi target hihi. Atau targetku yang terlalu rendah. Gapapa -gapapa Shofii cukup PUAS!!
Nah, tulisan kali ini terinspirasi dari musik Nadin Amizah-Bertaut. Hehehehe, cukup lucu emang. Padahal isi lagu tersebut tentang orang tua, tetapi aku malah ngebayangin saudara.
Photo by Nong Vang on Unsplash
FYI, Shofii anak tengah dari tiga bersaudara. Kami berjenis kelamin sama, otomatis watak kami bisa dibilang 50-70% mirip. Menurut Shofii, menjadi anak tengah cukup seru karena harus bisa menempatkan diri dan up to date tentang kehidupan saudara. Misal, adik mau beli mainan terus kakak mau beli skinker nah mereka berdua minta pendapat shofii, kan otomatis aku harus sedikit paham tentang itu semua. Kalo shofii jawab ga tau, mereka malah gamau nanya lagi
Hahaha
Sekian tulisan Pisces,
Oiya, Kalau kalian gabut di weekend ini, Pisces punya saran untuk nonton vlog Diary Misteri Sara dan Kisah Tanah Jawa. Horror si, tapi menggali sejarah juga! Seru pokoknya (Maapkeun bukan anak netflix sama lagi gapengen drakoran). Siapin Laptop/HP/TV&Cemilan kesukaan kalian. HAPPY WEEKEND
Aku pamit blurb blurb blurb,
Salam hangat
Shofii
-
Halo, selamat pagi, siang, sore, malamm Sesuai judul, di tulisan kali ini aku akan membahas Candi Hindu Terbesar di Indonesia, Candi Pramb...
-
Haii Shofii balik lagi setelah UTS Semester 3!!!. Alhamdulillah bisa dibilang UTSnya memenuhi target hihi. Atau targetku yang terlalu rendah...
-
Haiii aku Shofii Selamat datang di blog-ku!! yipiee. Disini aku memakai nama pena shofii atau pisces, salam kenal! Terima kasih sudah melua...







